Powered By Blogger

Selasa, 17 Januari 2012

Cara Mengamankan File Pada Komputer Anda


Repot memang jika satu komputer digunakan banyak orang. Anda mungkin menyimpan file-file rahasia yang tak ingin orang lain membacanya. Bagaimana mengamankan file dan folder itu dari tangan-tangan jahil? Jika Anda merasa repot melindunginya secara manual, program-program pelindung file/folder bisa menjadi alternatif pilihan Anda. Program-program tersebut bisa diunduh di Internet. Berikut beberapa software yang bisa Anda gunakan untuk mengamankan file dan folder Anda.
  1. Folder Lock
    Sistem operasi Windows memang menyediakan fasilitas penyembunyi folder. Sayangnya banyak orang yang sudah mengerti bagaimana membuatnya menjadi tak tersembunyi lagi. Folder Lock mungkin bisa menjadi alternatif pilihan.
    Folder Lock merupakan software pengunci folder. Program ini muncul sekitar 2 tahun yang lalu. Fungsinya hampir sama seperti gembok. Folder Lock akan memunculkan kotak dialog untuk mengisi password setiap file yang diklik. Tak hanya mengunci, file yang dilindungi pun akan menjadi tersembunyi. Fasilitas yang ditawarkan juga beragam, mulai dari perlindungan dari virus, mengenkripsi dan mengacak data.
    Aplikasi ini berukuran 1,82 MB dan dapat berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP. Program ini bisa diperoleh melalui situs www.newsoftwares.net/folderlock. Sayangnya program tersebut merupakan shareware yang tidak gratis karena Anda harus mengeluarkan kocek US$35 untuk mendapatkannya.
  2. Cryptainer LE 5.0.1
    Software ini akan membuatkan Anda kontainer data atau folder yang digunakan untuk menyimpan berbagai ragam data. Anda tinggal memasukkan file-file yang akan dienkripsi ke dalam folder tersebut. Tidak hanya bisa bekerja di PC (komputer), program ini juga bisa digunakan dalam media penyimpanan lain seperti USB Drive, CD ROM, Flash Disk dan lainnya.
    Selain berfungsi melindungi data, software ini juga mampu melindungi e-mail. Anda bisa mendapatkan software ini secara cuma-cuma alias gratis melalui situs http://www.cypherix.co.uk/cryptainerle/. Sama seperti Folder Lock, program ini bisa berjalan pada platform Windows 98/ME/NT/2000/XP
  3. MySecretFolder
    Software ini memberikan opsi pada pengguna untuk memilih fitur menyembunyikan direktori atau perlindungan folder dengan password. Opsi pertama hanya menyembunyikan saja tanpa pemberian password. Opsi kedua hanya memberikan perlindungan file dengan password saja.
    Aplikasi ini dapat berjalan pada platform Windows 98, ME, 2000, Server 2003 dan Windows XP. Untuk pengunduhan, dukungan dan update, dapat diakses melalui situs http://www.my-secret-folder.com/.
  4. FileGhost
    FileGhost merupakan salah satu tool keamanan yang bisa digunakan untuk memproteksi file atau folder. Dengan program ini, secara aman Anda bisa mengunci, menyembunyikan, menolak (deny) file reading, file writing, mencegah langkah penghapusan file (deleting), penyalinan (copying), pemindahan (moving, pengubahan nama file/folder (renaming) dan replacing.
    Program perlindungan ini juga bisa diaplikasikan pada file, folder, volume hard disk, CD/DVD-ROM, flash card atau media penyimpanan lain, tanpa memperhatikan file system yang digunakan (FAT atau NTFS).
    Program ini juga sangat user friendly dan mudah digunakan. Cukup dengan men-drag and drop file Anda dan mengatur pengecekan yang diinginkan, maka program perlindungan akan segera bekerja. Dengan FileGhost, Anda tidak hanya bisa melindungi data penting Anda dari orang lain, tetapi juga dari program jahat seperti virus, trojan, spyware dan program jahat lainnya.
    Soal platform, program ini berjalan pada Windows 2K/XP/2K3. Sayangnya, program ini tidak gratis. Namun untuk coba-coba saja, program ini disediakan gratis.
Cara Manual
Kalau Anda malas menggunakan software, berikut beberapa cara manual yang bisa Anda coba untuk melindungi file/folder.
  1. Memproteksi file Word/Excel.
    Langkah-langkahnya:
    • Bukalah file Word atau Excel yang ingin Anda lindungi.
    • Pada menu toolbar, pilihlah menu Tools kemudian pilih Options dan masuk ke menu Security.
    • Setelah Anda memasuki Security, akan muncul box dimana Anda akan diminta untuk mengetikkan password untuk melindungi file
    • Pada sebelah kanan box tadi, terdapat menu Advanced. Jika Anda menginginkan kata kunci yang diisikan terenkripsi dengan lebih kuat, pilihlah menu ini. Pada menu Advanced, terdapat pilihan enkripsi mulai dari yang paling lemah yakni “Weak Encryption”, yang bekerja dengan operasi XOR. Level ini tidak ada pilihan panjang kata kunci.
      Kemudian selevel lebih tinggi terdapat enkripsi mode “Office 97/2000 Compatible” untuk standar perlindungan file. Level selanjutnya bervariasi namun tetap dengan metode enkripsi RC4. Pada level ini, Anda sudah bisa mengisikan panjang kata kunci dengan minimal 40 hingga 128 huruf. Berbagai teknik enkripsi ditawarkan, mulai dari DSS, RSA dan AES.
    • Klik OK untuk memilih tipe enkripsi dan Anda akan kembali ke tampilan awal Security.
    • Selain itu, masih terdapat box untuk mengisikan kata kunci yang akan menawarkan pada Anda untuk perlindungan modifikasi file, apakah file tersebut dapat diubah atau hanya read-only. Rekomendasi kami, isilah box ini demi keamanan yang lebih kuat.
    • Klik OK, lalu akan muncul kotak dialog yang meminta Anda untuk mengisikan kembali kata kunci untuk membuka dan memodifikasi file.
    • Anda akan kembali pada file anda. Jangan lupa untuk menyimpannnya terlebih dahulu sebelum Anda menutupnya agar pengaruh pemberian kata kunci tadi berkhasiat.
    Bagaimana jika ingin menghilangkan perlindungan tadi? Caranya:
    • Buka kembali file tersebut
    • Masuk ke bagian Security dan hapus kata kunci pada box yang telah anda isikan.
    • Klik OK
    • Kembali ke file dan simpan kembali file tersebut.
  2. Melalui Regedit
    Cara ini memang kurang populer jika dibandingkan dengan kinerja software yang lebih mudah. Langkahnya:
    • Klik Start > Run, lalu ketikkan regedit kemudian tekan Enter.
    • Anda akan digiring ke file HKEY_CURRENT_USER. Lalu dari HKEY_CURRENT_USER pilih SoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesExplorer
    Di window sebelah kanan akan terdapat “NoFolderOptions”. Dobel klik NoFolderOptions, Data Type: REG_DWORD. Yang ‘diakali’ disini adalah bagian datanya. Data: (0 = disabled, 1 = enabled/sembunyikan). Jika Anda meng-enable setting ini, maka menu Folder Options yang terdapat pada Start Menu – Setting akan hilang.
    Bagaimana cara memunculkan folder option kembali? Berikut langkahnya:
    • Buka menu RUN
    • ketikan gpedit.msc
    • buka user configuration
    • buka administrativ temple
    • buka Windows componen
    • buka windows explorer
    • cari menu Remove the Folder Options menu item from the tools menu
    • klik 2x lalu pilih disable OK Coba buka My Computer lihat di tab Tool pasti Folder Optionsnya sudah muncul kembali.
sumber : http://www.ketok.com/index.php?news_id=940&start=0&category_id=17&parent_id=0&arcyear=&arcmonth=

Cara membuat huruf dengan font creator


Cara membuatnya bisa dibilang cukup susah, karena harus membuat dan meng-edit satu per satu karakter dari A-Z, 0-9, serta berbagai karakter penting lainnya sehingga memakan waktu yang cukup lama.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat font ciptaan dirimu sendiri.
Langkah ke-1: Membuat Font Sendiri
Untuk membuat font, kamu bisa menggunakan perangkat lunak Corel Draw, Macromedia Freehand, Adobe Photoshop, atau perangkat lunak image-processing lainnya, tergantung mana yang lebih cocok untuk kamu. Tapi saya sarankan lebih baik menggunakan perangkat lunak image-processing vector-based seperti Corel Draw atau Macromedia Freehand; karena apabila diperbesar, gambar tidak akan pecah.
Kalau mau, bisa juga digambar di kertas gambar, lalu di-scan dengan format Grayscale, dengan resolusi tinggi (300 dpi atau 600 dpi), simpan ke dalam format BMP atau GIF, kemudian di-edit di Photoshop/Corel Draw.
Buatlah font dengan ukuran yang sama antar huruf yang satu dengan lainnya supaya font terlihat bagus. Tetapi untuk huruf2 besar, buat lebih tinggi/besar sedikit dari huruf2 kecil.
Langkah ke-2: Membuat Font Baru dengan FontCreator
Buka FontCreator dan pilih New dari menu File. Ketik nama font di dalam kotak Font family name. Untuk aturan lainnya tidak perlu diapa2kan, kemudian klik OK.
Jendela Glyph Overview akan muncul, dengan semua contoh karakter. Klik 2x sel huruf besar A untuk membuka jendela Glyph Edit.

Langkah ke-3: Siapkan Setting Import
Untuk mempercepat proses impor yang akan datang, kita atur terlebih dahulu aturan impor default-nya. Pilih Import Image dari menu Tools. Di tab Image, atur Smooth Filter ke Super. Jika kamu tidak mau sudut font menjadi bulat, pilih Smooth.
Beralih ke tab Glyph. Di kotak Bounding, pilih Image. Di bagian Position, klik tombol tengah-bawah, kemudian isi 500 untuk X Position, dan -750 untuk Y Position. Selanjutnya, di bagian Size Multiplier kita isi dengan angka 12 apabila resolusi gambar font kamu adalah 300 dpi, atau 6 apabila resolusi gambar font kamu adalah 600 dpi.
Kemudian klik check box Default dan klik tombol Cancel. Walaupun kamu batal mengimpor, aturannya telah disimpan untuk penggunaan di masa yang akan datang.
Langkah ke-4: Pilih Sumber untuk Huruf Besar A
Buka perangkat lunak image-processing-mu (misalnya Corel Draw atau Photoshop, tetapi jangan tutup FontCreator) dan buka gambar font yang telah di-scan/dibuat. Pilih karakter A dan salin (Ctrl+C).
Langkah ke-5: Import Outline untuk Huruf Besar A
Sekarang kembali ke FontCreator (gunakan Alt+Tab untuk berpindah antara program) dan paste (Ctrl+V) gambar A tersebut ke dalam jendela Glyph Edit. Biasanya proses impor memakan waktu beberapa detik, tetapi gambar yang lebih kompleks memakan waktu lebih lama.
Garis yang paling atas (CapHeight) seharusnya berada di sekitar unit 1400 dan yang paling bawah (Baseline) berada di unit 0. Jika diperlukan, atur ukuran dan letak huruf dengan memilih semua kontur (Ctrl+A), kemudian geser menggunakan mouse atau tombol panah di keyboard. Kamu juga bisa menggunakan toolbar Transform untuk mengubah posisi dan ukuran kontur.
Garis kiri dan kanan bisa diatur dengan menyeretnya (klik-tahan-geser) ke posisi yang diinginkan. Gambar font harus diposisikan di antara 2 garis ini. Kalau tidak, huruf2 akan saling tumpang tindih antara satu dengan lainnya.
Tutup jendela Glyph Edit (Ctrl+F4) dan simpan file font kamu. Pilih Save As di menu File dan pilih nama dan tujuan (misalnya C:FontsFontPertamaku.ttf). Simpanlah font setiap waktu untuk mencegah hilangnya hasil karya dikarenakan faktor eksternal seperti mati lampu atau lainnya.
Langkah ke-6: Selesaikan Karakter lain, Uji, dan Instal Font Kamu
Sekarang kamu bisa mengulang prosedur yang sama untuk karakter2 lainnya. Kegiatan ini bisa memakan waktu yang cukup lama.
Kamu mungkin penasaran dengan hasil fontmu sementara mengimpor lebih banyak lagi karakter2 yang lain. Tekan F5 atau pilih Test dari menu Font untuk melihat hasil font buatanmu sendiri.
Ketika semua karakter telah diimpor dan tidak bermaksud untuk menambah karakter lagi, kamu bisa menghapus semua karakter yang tidak diinginkan dari font kamu. Pertama pilih Select Incomplete dari menu Edit. Kemudian pilih Delete dari menu Edit. Lagi, simpan font-mu.
Sekarang font-mu sudah siap. Untuk membuat font-mu dapat digunakan di aplikasi lainnya, pilih Install di menu Font. Font Installation wizard akan menuntunmu melalui proses instalasi. Sekarang kamu akan bisa memilih font-mu di dalam program aplikasi apapun yang mendukung TrueType font.
Apabila cara di atas gagal, kamu juga bisa menginstal font dengan cara meng-klik kanan file font-mu kemudian pilih Install.
Langkah ke-7: Fitur Tambahan
Memasukkan karakter2 dengan Complete Composites bisa menyediakan karakter2 beraksentuasi lainnya.
Catatan: fitur tambahan ini tidak tersedia dalam FontCreator Home Edition.
Untuk menambah karakter Latin, diakritik dasar, dan tanda baca umum dalam satu langkah, pilih Characters dari menu Insert, kemudian salin dan paste data di bawah ini ke dalam kotak edit yang terletak di bawah jendela Insert Characters:
699, 700, 702, 710-717, 728-733, 759, 777, 783, 785, 795, 803-806, 813-818, 821-823, 161-255, 256-383, 416, 417, 431, 432, 398, 399, 407, 410, 437, 438, 461-566, 7680-7835, 7840-7929, 8194-8203, 8208-8231, 8240-8275
Ketika kamu meng-klik tombol OK, karakter2 baru akan ditambahkan di ujung font-mu. Pilih semua karakter2 baru ini (atau pilih semua karakter dengan Ctrl+A), klik kanan, pilih Complete Composites. Jika beberapa komposisi masih kosong atau tidak lengkap, periksa diakritik yang kosong atau hilang. Jika kamu kemudian membuat diakritik2 ini, semua komposisi yang tidak lengkap akan dilengkapi. Diakritik2 ini dengan sengaja ditempatkan di bagian awal supaya mereka akan dibuat terlebih dahulu sebelum mereka digunakan.
sumber : http://hvrn.wordpress.com/2010/04/09/cara-membuat-font-dengan-menggunakan-fontcreator/